Sunday, January 15, 2017

Kandungan Alami Jeruk Nipis

#

Kandungan vitamin

Jeruk nipis kaya akan vitamin, mineral alami serta zat-zat organik lainnya. Tak heran bila buah ini sering dijadikan simbol berbagai produk vitamin C atau suplemen vitamin C. Rata-rata dalam sebutir jeruk nipis mengandung 20-30 mg vitamin C. Jumlah tersebut sudah menmenuhi 20-30% kebutuhan harian vitamin C tubuh manusia.


Vitamin C memiliki nama kimia asam askorbat dengan rumus C6H8O6. Vitamin C memiliki rumus struktur seperti berikut:

Vitamin C berperan penting bagi pertumbuhan dan perkembangan tubuh kita. Vitamin C mudah larut dalam air dan sisa residunya setelah diserap oleh usus terbawa keluar dari tubuh lewat urin. Jadi, setiap hari tubuh perlu mengkonsumsi vitamin C secara terus menerus, dan sebaiknya dari sumber yang alami saja seperti jeruk nipis.
Vitamin C dibutuhkan untuk pertumbuhan dan perbaikan jaringan tubuh yang rusak. Penting untuk membantu proses pembentukan kulit, otot dan pembuluh darah dalam tubuh. Juga membantu dalam penyerapan kalsium dan vitamin D dalam usus kita. Kalsium dan Vitamin D penting untuk pertumbuhan tulang dan gigi.
Vitamin C juga merupakan zat antioksidan yang dapat berperan dalam menangkal radikal bebas. Seperti sudah diketahui, zat radikal bebas dapat menyebabkan proses penuaan dini dan juga dituduh sebagai salah satu penyebab sel kanker dan berabagai penyakit lain. Keberadaan radikal bebas ini tersebar di sekitar kita dan sangat rentan masuk ke dalam tubuh kita.

Struktur Vitamin A

Tidak hanya vitamin C, jeruk nipis juga merupakan salah satu sumber vitamin A, vitamin B (Thiamin) dan asam folat. Fungsi vitamin A yang paling terkenal adalah menjaga kesehatan mata. Disamping itu membantu pembentukan sel-sel baru dan penyembuhkan peradangan.

Struktu Vitamin B

Sedangkan vitamin B mempunyai manfaat untuk membantu kinerja sistem saraf pusat sampai mendukung sistem kekebalan tubuh kita. Kandungan folat pada jeruk nipis juga bermanfaat bagi ibu hamil dimana kebutuhan akan asupan asam folat diperlukan untuk mencegah risiko kecacatan pada bayi.

0 comments:

Post a Comment