Thursday, January 19, 2017

Bahan Penambah Rasa Buatan

#
Dengan menggunakan metoda analisis yang paling modern, para ahli kimia telah dapat menentukan banyak senyawa yang terdapat dalam perasa alami seperti mint, brandy, kayu manis, vanila, dan persik. Selanjutnya, ahli kimia dapat mensintesis sebagian dari bahan kimia tersebut, yang dapat dikategorikan berdasarkan tingkat kenikmatan dari bau dan rasanya.
Dengan informasi tersebut, ahli kimia bahan perasa menyusun campuran berbagai zat kimia dalam porsi yang sesuai untuk menghasilkan rasa yang diinginkan. Ini adalah tugas ahli kimia bahan perasa untuk membuat suatu rasa yang hampir menyamai aroma dan rasa dari bahan perasa alami. Perkembangan perasa buatan tergantung pada ingatan seorang ahli bahan perasa, yang harus mengingat setiap aroma dan rasa yang melewati hidung dan mulutnya.
Berdasarkan ingatan, mereka harus mengetahui bahan apa yang dipilih dan bagaimana mencampur zat kimia tersebut menjadi rasa yang cocok yang menyamai rasa alami yang diinginkan. Pembuatan rasa imitasi yang sukses lebih merupakan suatu seni daripada proses saintifik. Seringkali suatu rasa imitasi tidak bisa dicampur dengan porsi seimbang untuk menyamai rasa alami, sehingga penambahan 5% - 25% perasa alami menambahkan ‘kealamian’ dari perasa buatan serta menguatkan aroma dan rasanya.



Tidak ada alasan ilmiah bagi jumlah relatif zat-zat kimia di atas, namun bila dicampur dengan benar maka rasa buatan yang baik bisa diperoleh. Penggunaan zat perasa dalam skala besar berkaitan dengan meningkatnya variasi makanan yang tersedia, serta kebutuhan untuk mengembalikan rasa yang hilang sebagian selama proses pemanasan, pengolahan, dan proses lainnya.

0 comments:

Post a Comment