Saturday, February 4, 2017

Zat Gizi Bahan Makanan

#
Makanan mengandung zat kimia yang esensial bagi kehidupan, yang disebut nutrients (zat gizi). Orang biasanya tidak memikirkan tentang gizi ketika mereka makan, melainkan hanya untuk memuaskan rasa lapar atau karena makanan itu rasanya enak. Namun belakangan ini perhatian pada bidang nutrisi dan kandungan gizi dalam makanan semakin meningkat. Oleh karena itu, industri makanan kini menghabiskan banyak biaya untuk mempromosikan nilai gizi yang terkandung dalam produknya.
Proses nutrisi yakni proses memakan makanan, menghilangkan sampah, serta berbagai reaksi kimia yang terjadi dalam tubuh suatu organisme hidup.
Khusus bagi ilmu kimia, kata nutrition (nutrisi) berarti pemasokan zat-zat yang diperlukan untuk hidup, sedangkan berbagai zat kimia yang diperlukan tubuh disebut nutrients (nutrien/gizi).
Bila suatu organisme hidup tidak dapat mensintesis (atau sintesis tidak mencukupi) suatu zat gizi tertentu, zat gizi tersebut disebut essential (esensial), yang berarti harus dipasok dari luar. Contoh zat gizi esensial antara lain adalah air dan beberapa asam amino yang diperlukan dalam  sintesis protein. Zat gizi esensial seperti ini diperoleh dengan memakan makanan yang cocok.
Perlu dicatat bahwa ada zat gizi yang penting tapi tidak esensial, misalnya glukosa (yakni gula yang terdapat pada aliran darah) yang sangat penting untuk fungsi otak, tetapi tidak digolongkan sebagai zat gizi esensial karena dapat disintesis oleh sel tubuh dari bahan kimia lain.
Hanya sedikit zat yang digolongkan sebagai zat gizi, dan zat-zat kimia tersebut datang dari sumber makhluk hidup maupun benda mati. Zat gizi dapat dibagi ke dalam enam kategori, yaitu karbohidrat, lemak, protein, vitamin, mineral, dan air.

Pengelompokkan Zat Gizi


Nutrient
Organic/Inorganic
Provides Energy?
carbohydrates
fats
proteins
vitamins
minerals
water
organic
organic
organic
organic
inorganic
inorganic
Yes
yes
yes
no
no
no

0 comments:

Post a Comment